Penyelenggaran Acara Seminar Perpajakan Nasional bertema “Penerapan Ismuhadi Equation untuk Menggali Potensi Pajak dari Underground Economy
Jakarta, 27 November 2025 – Perbanas Institute akan menyelenggarakan Seminar Perpajakan Nasional bertema “Penerapan Ismuhadi Equation untuk Menggali Potensi Pajak dari Underground Economy” pada Kamis, 27 November 2025, pukul 07.30–12.20 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, bertempat di Kampus Perbanas Institute Jakarta serta melalui platform daring.
Seminar ini digelar sebagai respons atas tantangan pemerintah dalam meningkatkan penerimaan negara melalui optimalisasi potensi pajak dari sektor ekonomi bawah tanah (underground economy) yang selama ini belum terjangkau secara maksimal oleh sistem perpajakan formal. Forum ini diharapkan menjadi ruang strategis yang mempertemukan perspektif akademik, praktis, dan kebijakan dalam merumuskan solusi inovatif di bidang perpajakan nasional.
Sebagai narasumber utama, seminar ini menghadirkan Dr. Joko Ismuhadi Suwarsono, SE., M.M., spesialis perpajakan serta akademisi dan praktisi, yang akan memaparkan konsep dan aplikasi Ismuhadi Equation sebagai pendekatan metodologis dalam mengidentifikasi potensi pajak tersembunyi serta memperluas basis pajak nasional secara berkelanjutan.
Sesi diskusi panel turut menghadirkan para pakar lintas bidang, yakni:
- Prof. Dr. Edi Slamet Irianto – Guru Besar Politik Hukum Pajak
- Dr. Permana Agung – Pakar Ekonomi dan Penerimaan Negara
- Muhammad Fajar Putranto – Founder dan Managing Partner Taxprime
Diskusi panel ini akan dimoderatori oleh Prof. Tiolina Pardede, akademisi Perbanas Institute, yang akan memandu jalannya dialog secara komprehensif dan berorientasi solusi.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memperoleh wawasan strategis terkait mekanisme penggalian potensi pajak dari sektor informal, sekaligus penguatan formulasi kebijakan perpajakan yang adaptif, inklusif, dan berbasis data. Optimalisasi penerimaan pajak yang dihasilkan diharapkan dapat berkontribusi langsung terhadap peningkatan kapasitas fiskal negara guna mendukung percepatan pembangunan nasional serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut, seminar ini diharapkan mampu menciptakan sinergi pengetahuan dan kebijakan antara akademisi, praktisi, dan pembuat kebijakan dalam rangka memperkuat sistem perpajakan Indonesia yang lebih transparan, efektif, dan berkeadilan.
Tags: ismuhadi equation, seminar pajak