Perbanas Institute Gelar SNAP 2025: “Transformasi Digital Banking dan Tantangan ESG (Environmental, Social, and Governance): Strategi Keuangan Berkelanjutan”.

Perbanas Institute sebagai perguruan tinggi terkemuka di bidang perbankan dan teknologi informasi kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan pengetahuan dan inovasi sektor keuangan. Tahun ini, kampus akan menyelenggarakan Seminar Nasional Perbanas Institute (SNAP) 2025 pada 19–20 November 2025 dengan mengusung tema “Transformasi Digital Banking dan Tantangan ESG (Environmental, Social, and Governance): Strategi Keuangan Berkelanjutan.”

Tema tersebut dipilih untuk menjawab dinamika dan tantangan yang dihadapi industri keuangan di era digital, mulai dari percepatan transformasi digital banking, penerapan prinsip ESG, hingga perumusan strategi keuangan berkelanjutan dalam menghadapi kompleksitas ekonomi global. Melalui forum ini, Perbanas Institute berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendorong terciptanya ekosistem keuangan yang lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.

SNAP 2025 dirancang sebagai wadah strategis yang mempertemukan para akademisi, praktisi industri, regulator, serta pemangku kepentingan lainnya. Kehadiran berbagai pihak ini akan memperkaya diskusi dan pertukaran wawasan terkait inovasi, pengalaman praktis, serta solusi baru untuk memperkuat stabilitas sektor jasa keuangan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memajukan literasi keuangan digital di Indonesia, khususnya di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Pelaksanaan seminar nasional akan berlangsung selama dua hari. Hari pertama (19 November 2025) akan difokuskan pada sesi seminar utama yang mengangkat tema besar SNAP 2025, yaitu transformasi digital banking dan tantangan ESG. Sementara itu, hari kedua (20 November 2025) akan menyoroti kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang juga diselaraskan dengan tema seminar, sehingga memberikan dampak langsung kepada komunitas dan masyarakat luas.

Selain rangkaian seminar, SNAP 2025 juga akan menjadi momentum penting bagi Perbanas Institute untuk memperluas jejaring kemitraan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Pada kesempatan ini, Perbanas Institute akan menandatangani MoU dan PKS dengan Lapas Salemba, Lapas Majalengka, serta Desa Situsari. Kerja sama ini diharapkan dapat membuka jalan bagi program-program pemberdayaan masyarakat, pelatihan literasi keuangan, pendampingan UMKM, serta kegiatan edukatif lainnya yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat maupun warga binaan.

Melalui rangkaian kegiatan ini, Perbanas Institute menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga aktif berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi dan sosial melalui kolaborasi, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Berita lainnya:

Tags: