Home » Berita » Perbanas Institute Menggelar Konferensi Internasional Proficient 2025 dan penandatanganan MoU dengan Akademi Bisnis dan Keuangan Primaniyarta
Perbanas Institute Menggelar Konferensi Internasional Proficient 2025 dan penandatanganan MoU dengan Akademi Bisnis dan Keuangan Primaniyarta
Berita 31 Juli 2025 Ananda Febriana Syafitri Read Time 2 minutes
PERBANAS Institute menyelenggarakan The 3rd Perbanas International Conference on Economics, Business, Management, Accounting, and IT (Proficient) 2025 pada Selasa (29/7), bertempat di Auditorium Perbanas Jakarta dan dilaksanakan secara hybrid.
Dengan mengusung tema “Innovating for Sustainable Development and Digital Economy Advancement”, konferensi ini menjadi wadah strategis untuk mendorong sinergi lintas sektor dalam menghadapi tantangan pembangunan berkelanjutan serta transformasi digital di tingkat global.
Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 600 peserta, terdiri atas 300 peserta seminar hybrid dan lebih dari 300 partisipan daring dalam program community service. Konferensi ini tidak hanya memperluas jejaring akademik, tetapi juga menjadi panggung bagi inovasi lokal untuk tampil dan diapresiasi di forum internasional.
Acara dibuka dengan pidato oleh Rektor Perbanas Institute, Prof. Hermanto Siregar, yang menekankan pentingnya kontribusi dunia akademik dalam menghadirkan solusi atas berbagai tantangan masa depan. Sebagai pembicara utama, Direktur Kelembagaan Kemendikbudristek RI, Prof. Mukhamad Najib. Direktur Utama Hibank, Jenny Wiriyanto, menyoroti pentingnya inklusi keuangan berbasis digital sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi. Sementara itu, Direktur Keuangan SeaBank, Lindawati Octaviani, menekankan peran strategis perbankan dalam mendukung program ESG (Environmental, Social, and Governance) serta pembiayaan hijau.
Melengkapi sesi diskusi panel, Nouy Vilaisy, praktisi dari FLIP Project di bawah naungan Global Partnership for Education (Laos), menekankan pentingnya literasi digital dalam memperkuat kapasitas komunitas lokal dan UMKM sebagai aktor pembangunan berkelanjutan.




Selain sesi diskusi, konferensi ini juga mencakup dua program utama lainnya: Call for Papers dan Community Service Presentation. Tercatat sebanyak 100 makalah riset dan 50 makalah pengabdian masyarakat dipresentasikan dalam sesi paralel yang digelar secara hybrid. Topik-topik yang dibahas meliputi FinTech, blockchain, pemasaran digital, kecerdasan buatan, CSR, hingga penguatan kapasitas desa cerdas.
Melalui Proficient 2025, Perbanas Institute menegaskan komitmennya untuk menjadi institusi pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perubahan zaman. Dengan menjembatani dunia akademik dan praktik industri, konferensi ini diharapkan melahirkan pemikiran-pemikiran strategis yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan.