WISUDA PERBANAS INSTITUTE 2022

19 Mei 2022

Jakarta (17/5/2022) pada usianya yang ke-53, Perbanas Institute kembali menggelar acara wisuda untuk Program Studi Magister (S-2), Sarjana (S-1), dan Diploma (D-3). Acara wisuda Perbanas Institute kali ini dilaksanakan di Plenary Hall Jakarta Convention Center. Acara wisuda Perbanas Institute kali ini mengangkat tema Accelerating Digital Transformation for Economic Recovery and Structural Reform.”  Mengingat masih dalam kondisi pandemi wisuda Perbanas Institute kali ini diadakan secara dua sesi. Pada sesi pertama dimulai pukul 07.00, sedangkan sesi kedua dilaksanakan pukul 13.30.

 

Acara dibuka dengan laporan akademik Perbanas Institute oleh Rektor Perbanas Institute, Prof. Dr. Ir. Hermanto Siregar, M.Ec. Pada laporannya, Prof. Dr. Ir. Hermanto Siregar, M.Ec, menjabarkan capaian Perbanas Institute serta langkah Perbanas Institute ke depannya.

 

“Perbanas Institute juga secara konsisten meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitiannya. Sampai dengan akhir tahun 2021, berdasarkan data yang teridentifikasi oleh Science and Technology Index (SINTA) dari Kemendikbudristek, Perbanas Institute tercatat memiliki total 3.460 publikasi, yang 109 di antaranya bereputasi internasional (terindeks Scopus). Adapun total pengutipan terhadap 3.460 publikasi tersebut telah mencapai 13.784 kali, yang mengindikasikan bahwa hasil riset dosen dan mahasiswa tersebut menjadi rujukan di kalangan akademisi,” Ujar Prof. Dr. Ir. Hermanto Siregar, M.Ec.

 

“Selain terus meningkatkan kinerjanya pada aspek pengembangan keilmuan melalui pelaksanaan penelitian dan publikasi hasil penelitian, Perbanas Institute juga aktif berkontribusi dalam memberikan solusi bagi permasalahan nyata yang ada di lapangan. Hal ini dilakukan melalui berbagai bentuk kerja sama, baik dengan Kementerian/Lembaga pemerintahan maupun sektor industri dengan menyediakan tenaga ahli. Dosen-dosen Perbanas Institute secara kontinyu disertakan dalam berbagai kegiatan yang dilakukan oleh Kementerian/Lembaga negara seperti Bank Indonesia, OJK, Kementerian Keuangan, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Koperasi dan UMKM, Kemensos, Kementerian Kominfo, Bappenas, Kemenhan, Badan Siber dan Sandi Negara, serta tentunya juga perbankan dan industri keuangan serta industri lainnya,” sambungnya.

 

Selanjutnya, Pengurus Yayasan Pendidikan Perbanas yang diwakilkan oleh Rita Mirasari juga menyampaikan harapannya agar Perbanas Institute bisa terus melahirkan generasi muda berkarakter, dan berkualitas agar dapat menjadi SDM unggulan, juga mendorong aktivitas kewirausahaan.

 

Dr. Lana Soelistianingsih, sebagai Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan berkesempatan menyampaikan orasi ilmiahnya. Dr. Lana Soelistianingsih, menyampaikan bahwasanya indikator ekonomi domestik terus menunjukan perbaikan. Serta peran lembaga perbankan dalam pertumbuhan ekonomi dalam suatu negara, dan LPS yang bertanggung jawab atas pengawasan.

 

“Pertumbuhan ekonomi suatu negara tidak lepas dari industri perbankan, dalam melakukan intermediasi keuangan. Industri perbankanlah yang menghubungkan debitur yang membutuhkan dana, dan para nasabah untuk menyimpan uangnya,” ujar Dr. Lana Soelistianingsih.

 

“Fungsi LPS adalah menjamin simpanan nasabah penyimpan, dan turut aktif dalam memelihara stabilitas sistem keuangan. DEngan adanya LPS dana nasabah aman, karena dijamin Rp 2 miliar per nasabah per bank. Sehingga nasabah tak perlu lagi khawatir bila ada krisis,” lanjutnya.

 

Dr. Perry Warjiyo, selaku Gubernur Bank Indonesia juga berkesempatan untuk menyampaikan orasi ilmiahnya. DAlam kesempatan tersebut beliau menjabarkan inovasi dari Bank Indonesia dalam menghadapi era digital sekarang ini. Salah satu inovasi Bank Indonesia adalah dengan membuat BI-Fast yang dimana akan lebih murah dalam mentransfer uang bila berbeda bank. Selain itu Bank Indonesia juga menciptakan fitur QRIS yang berfungsi untuk membantu pembayaran digital.

 

Diwakilkan oleh Norsanty, S.Kom, LLDIKTI Wilayah III juga menyampaikan sambutannya. Dalam sambutannya diharapkan lulusan Perbanas Institute siap untuk menghadapi fase industry 4,0 dan society 5,0. Oleh sebab itu ilmu pengetahuan dan teknologi terkini dianggap bekal sangat penting bagi setiap lulusan Perbanas Institute. Jumlah peserta wisuda kali ini sebanyak 959 orang, dengan rincian program Magister Manajemen sebanyak 36 orang, program Magister Akuntansi 18 orang, program S1 Akuntansi 298 orang, program S1 Manajemen 394 orang, program S1 Ekonomi Syariah 57 orang, International Class Program 16 orang, program S1 Sistem Informasi 44 orang, program S1 Teknik Informatika 26 orang, program D3 Akuntansi 41 orang, dan program D3 Keuangan dan Perbankan sebanyak 29 orang. 

 

Dengan demikian hingga hari ini, Perbanas Institute telah menghasilkan 36.102 alumni, yang tersebar di berbagai sektor, mulai dari instansi pemerintah, perusahaan swasta hingga yang membangun usahanya sendiri. Berdasarkan hasil tracer study atau pelacakan lulusan yang dilakukan secara konsisten selama 5 tahun terakhir, ada beberapa pencapaian yang diperoleh dari lulusan Perbanas Institute. Salah satunya adalah rata-rata waktu tunggu lulusan untuk mendapatkan pekerjaan pertama dalam kisaran 1 bulan setelah lulus.

Perbanas Institute Logo