ABFI BANKING AWARD 2011

16 Agustus 2011

Sebagai industri yang berbasis kepercayaan, industri perbankan mutlak harus menunjukkan kinerja yang baik secara terus menerus, jika tidak ingin kehilangan nasabahnya. Dari sisi konsumen, masyarakat membutuhkan membutuhkan informasi mengenai bank yang bagus. Salah satu criteria bank bagus adalah dilihat dari sisi kinerja keuangannya. Selain penilaian atas rasio-rasio keuangannya, penilaian atas kinerja efisiensi juga mendukung sebuah bank dapat dikategorikan menjadi bank bagus atau tidak. Kinerja efisiensi penting bagi bank, terutama kaitannya dengan upaya untuk menentukan suku bunga kredit yang rendah.

Sebagai perguruan tinggi di bidang keuangan, perbankan, dan informatika, Institut Perbanas yang merupakan perguruan tinggi milik Yayasan Persatuan Bank-Bank Nasional (Perbanas) berupaya untuk berkontribusi kepada masyarakat perbankan dalam rangka menginformasikan kondisi industry perbankan di Indonesia. Adanya pemberitaan yang gencar mengenai fraud perbankan akhir-akhir ini dikhawatirkan mengurangi kepercayaan masyarakat. Untuk itu, masyarakat harus mendapatkan informasi yang berimbang, salah satunya dari sisi kinerja keuangan dan efisiensinya.

Hasil penelitian yang telah dilakukan oleh Tim Pusat peneli

tian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Institut Perbanas mengenai ”Kinerja Keuangan dan Kinerja Efisiensi Industri Perbankan di Indonesia 2011” diharapkan memberikan kontribusi positif kepada industri perbankan di Indonesia. Selain mampu memacu persaingan yang sehat antar bank di Indonesia, penelitian ini juga diharapkan mampu memberikan informasi obyektif bagi masyarakat sebagai pengguna jasa perbankan.

Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan menggabungkan antara kinerja keuangan dan kinerja efisiensi dengan bobot masing-masing 50 persen. Kinerja keuangan diukur dengan indicator Capital, Asset Quality, Earning, dan Liquidity (CAEL). Sementara kinerja efisiensi diukur dengan Data Envelopment Analysis (DEA). Adapun bobot yang diberikan pada masing-masing indicator adalah sebagai berikut:

No Kinerja Bobot
1. Capital (CAR) 10 %
2. Asset Quality (NPL) 10 %
3. Management (DEA) 50 %
4. Earning :
– NIM 5 %
– ROA 5 %
– BOPO 10 %
5. Liquidity (LDR) 10 %

Jumlah bank yang dijadikan obyek penelitian pada ABFI Banking Award

2011 ini adalah 120 bank, yang terdiri dari 113 bank umum dan 7 bank syariah. Bank-bank yang ada dirating berdasarkan 9 kategori, yaitu:

    • Bank Persero
    • Bank swasta beraset lebih dari 40 T
    • Bank swasta beraset 5 – 40 T
    • Bank swasta beraset hingga 5 T
    • BPD beraset di atas 10 T
    • BPD beraset hingga 10 T
    • Bank Campuran
    • Bank Asing
    • Bank Syariah

Tim peneliti adalah tim dosen Institut Perbanas yang melakukan penelitian atas kinerja keuangan dan efisiensi industri perbankan di Indonesia secara terus menerus. Ketua Tim adalah Bapak Zaenal Abidin, Ph.D. Sebagai anggota peneliti adalah Bapak Dr. Endri dan Ibu Dyah Nirmalawati , S.E., M.Si.

Hasil penelitian tersebut menunjukkan bank-bank yang mempunyai nilai tertinggi pada kinerja keuangan dan efisiensi sekaligus adalah:

KATEGORI NAMA BANK NILAI
PERSERO BANK RAKYAT INDONESIA 4,50
BANK MANDIRI 4,25
BANK NEGARA INDONESIA 4,20
BPD BERASET DIATAS RP 10 T BPD JAWA TIMUR 5,00
BPD KALIMANTAN TIMUR 4,70
BPD JABAR BANTEN 4,60
BPD BERASET Rp 1 T sd RP 10 T BPD KALIMANTAN SELATAN 4,85
BPD NUSA TENGGARA TIMUR 4,80
BPD BALI 4,75
CAMPURAN BANK WOORI INDONESIA 4,90
BANK KEB INDONESIA 4,85
BANK SUMITOMO MITSUI INDONESIA 4,60
ASING BANK OF CHINA 4,70
JP. MORGAN CHASE BANK 4,55
CITIBANK, N.A. 4,50
SWASTA BERASET DIATAS RP 40 T BANK DANAMON INDONESIA 4,45
BANK CENTRAL ASIA 4,40
BANK CIMB NIAGA 4,35
SWASTA BERASET RP 5 S/D 40 T BANK UOB BUANA 4,70
BANK TABUNGAN PENSIUNAN NASIONAL 4,65
BANK MESTIKA DARMA 4,55
SWASTA BERASET RP 1 S/D 5 T BANK JASA JAKARTA 4,80
BANK SAUDARA 4,70
BANK HANA 4,55
BANK SYARIAH BANK SYARIAH MANDIRI 1,75
BANK BRI SYARIAH 1,55
BANK MEGA SYARIAH 1,45

Hari/Tanggal : Kamis, 28 Juli 2011
Tempat : Mercantile Athletic Club, WTC Penthouse 18th Floor, Jln.Jenderal Sudirman Kav.31 Jakarta

Perbanas Institute Logo